wdcfawqafwef

Selalu Gunakan Web Browser Google Chrome

Nomor Telepon Call Center Polda Jatim

Nomor Telepon Call Center Polda Jatim - Kepolisian Republik Indonesia untuk wilayah Jawa Timur memiliki perwakilan untuk mengemban tugas tugas Polri terkait professional perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terhadap masyarakat.

Polda Jatim yang merupakan bagian dari Kepolisian Republik Indonesia memiliki misi memberikan bimbingan kepada masyarakat termasuk upaya pencegahan dan penanganan peningkatan kesadaran terhadap kepatuhan hukum.

Polda Jatim juga bertanggungjawab dalam pemeliharaan keamanan dan juga ketertiban masyarakat khususnya regional Jawa Timur.

Nomor Telepon Call Center Polda Jatim
Nomor Telepon Call Center Polda Jatim

Berikut ini alamat dan telepon kontak center Kepolisian Republik Indonesia yang bisa dihubungi untuk informasi terkait Polda Jatim.

Center Polri Jatim - 1500210 / 110

Polda Jatim
Jl. Ahmad Yani No. 116, Surabaya - Jawatimur, Indonesia.

Bisa juga dengan mengirim surat elektrik atau email melalui formulir di halaman berikut http://jatim.polri.go.id/hubungi. [Baca juga: Nomor Telepon Call Center Polda Bali]

Melalui contact center Kepolisian Republik Indonesia seluruh lapisan masyarakat secara umum maupun yang berada di Jawa Timur bisa mendapatkan semua informasi. Termasuk pengaduan atau pelaporan layanan masyarakat terkait penegakan hukum juga tindak kejahatan atau kriminal dan peningkatan keamanan di suatu daerah.

Jadi itulah alamat kantor Polda Jatim yang berada di Kota Surabaya untuk memberikan perlindungan hukum dan keamanan bagi masyarakat.

1 Response to "Nomor Telepon Call Center Polda Jatim"

  1. KAPOLDA JAWA TIMUR
    Bpk Machfud Arifin Yang saya hormati...

    LAPOR !

    Developer Perumahan PT. KINANSYAH ADI JAYA LAND beralamat di Jl. Kaliurang No.7 Sumbersari Jember Jawa Timur Kode pos 68121, melumpuhkan sendi-sendi Pelayanan Publik Pemerintah di jember Jawa Timur dalam persaingan usaha yg tidak sehat telah melakukan tindakan tindakan kriminal secara sistematis, mendikte, menghasut, menguasai, mengendalikan para aparat Pelayanan Publik Pemerintah serta meneror, menipu, mengancam, termasuk mencatut nama petugas TER Kodim, Instansi Kodim, Scaba serta memperalat seorang Danramil dan sekitar tgl 17 Maret 2017 mencatut lagi nama Kasatreskrim Polres Jember dengan nomor HP: 0821 2101 2010 mengaku bernama Bambang Wijaya yg mengatakan akan memproses surat pengaduan saya, bahkan yg terakhir benar benar berani melanggar hukum/ melanggar hak orang lain dengan merusak pagar cluster perumahan saya.
      
    Hal ini semua, dengan segala cara dilakukannya agar dapat leluasa mencari keuntungan pribadi yang sebesar besarnya tanpa memperdulikan keselamatan dan kelangsungan hidup usaha orang lain sehingga merusak/ merendahkan/ mencoreng/ merongrong Kewibawaan Pemerintah dimata publik, antara lain:
      
    1. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) 
    2. Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) 
    3. Kementerian ATR BPN 
    4. Kementerian Dalam Negri 

    Yang akhirnya mengakibatkan, Para Aparat Pelayanan Publik Pemerintah di Jember tidak mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. 

    Kepala BPN Jember Djoko Susanto SH adalah seorang Oknum PUNGLI yang memeras, mengancam dan memblokir dg semena mena terhadap proses pemecahan sertifikat, dg perintah lesan ke Notaris karena tanah saya dianggap bermasalah berdasarkan laporan Lurah dan P Kampung tegalgede, padahal informasi tsb terbukti tidak benar dan tidak bisa dipertanggung jawabkan. 

    Dan setelah pengaduan saya dipublikasikan oleh Team Lapor! saya mendengar bahwa Kepala BPN serta Kapolres Jember telah dimutasi ke kota lain dan meskipun telah diganti dengan pejabat yg baru, pengaduan saya sampai saat ini tetap tidak diproses dan diabaikan. 

    Terbukti dari pernyataan Notaris pada tgl 6 Maret 2017 yg mengatakan bahwa sertifikatnya masih diblokir BPN, ketika Bpk Anam komplain (salah satu konsumen saya yg membeli 1 unit rumah) mendatangi Notaris di kantornya. 

    Penyidik POLRES Jember meremehkan surat pengaduan, meskipun sudah menerima surat dari KOMPOLNAS (No. Registrasi 1722/16/RES/IX/2016) yg memerintahkan Kapolda Jatim untuk menindak lanjuti pengaduan saya dalam tempo yg tidak terlalu lama. 

    Begitu Juga surat dari KOMNASHAM RI (No: 1.559 & 1560/K/PMT/IX/2016) yang meminta Kabid PROPAM POLDA dan Kakanwil BPN Jatim untuk memproses surat pengaduan saya dengan tembusan Kapolres Jember/ Irwasda Polda Jatim/ Irwasum Polri dan Kepala BPN Jember/ Menteri ATR BPN tidak ditanggapi dan diabaikan, ini sudah luar biasa dan sangat arogan. 

    Saya juga menanyakan, apakah jika seorang PNS sudah pindah ke kota lain tindakan kriminalnya tidak bisa diproses? penyidik Polres Jember diam tidak mampu menjawab dan 2 hari kemudian malah mengancam saya: " Awas kalau lapor macam macam! " 

    Ironisnya, meskipun saya telah mengirimkan pengaduan ini ke Email Kapolres dan Bupati Jember berulang kali, para pejabat Pelayan Publik itu tutup mata pd pengaduan saya ini. 

    Hal ini terjadi karena Developer dapat dengan mudah mengendalikan, menguasai dan memperalat aparat Pelayanan Publik Pemerintah di Jember, dalam melakukan persaingan usaha tidak sehat, sehinga mampu melumpuhkan sendi sendi pelayanan publik Pemerintah di Jember Jawa Timur, demikian kronologi singkat pengaduan ini.

    Detil pengaduan tertera pada http://sudirman64.blogspot.co.id/
    Mohon periksa dan ditindak lanjuti, terima kasih.
    Hormat saya,


    Sudirman
    Jl. Thamrin muka kantor desa Ajung Kalisat Jember Jawa Timur
    HP : 081336763020, Email : sudirmans@outlook.com

    

    BalasHapus